Selasa, 25 Agustus 2015

SHIFTING FOKUS

Pencerahan yg sangat bagus dari Ustad Nasrullah
SHIFTING FOKUS
Kenyataan hidup yg kita alami sdh merupakan ketentuan dari Allah. Apapun itu. Baik yg senang maupun yg tidak menyenangkan.
Sebenarnya kenyataan yg terjadi itu netral. Dia tidak punya rasa. Kitalah yg memasukkan nilai berupa senang, sedih, bahagia, galau, khawatir, dll.
Sekali lagi, kejadiannya mah netral... Tapi sikap kita yg memberi warna atas kejadian itu.
Contoh : seorang yg dikhianati oleh teman bisnisnya dalam sebuah bisnis. Tiba2 sahabat yg dikenal sangat lama, mengkhianati dengan membawa kabur uang hasil usaha bersama dan malah meninggalkan hutang kepada kita. Sementara teman kita itu kabur.
Apa sbnrnya yg terjadi? Sebenarnya tdk terjadi apa-apa. Kejadian itu netral-netral saja. Sama seperti hembusan angin yg kita rasakan. Sama dengan cuitan burung yg kita dengar di pagi hari.
Ya itu kejadian biasa yg melahirkan amal setelahnya. Yaitu amal bersungguh2 utk selesaikan amanah (bukan hutang) ke pihak lain. Sementara sahabat kita yg kabur? Itu jg biasa, sama dgn perpisahan pada umumnya.
Hanya kita yg memberi nilai,
"Gile banget tuh sahabat, udah dipercaya, malah berkhianat"
"Ga tahu diri banget sih, udah ditolong malah nusuk dari belakang"
"Ga nyangka ya, ternyata hatinya kayak serigala"
Nah nah, itu hanya nilai yg kita sematkan pada peristiwa. Kenyataannya, ya sudah, itu takdir terbaik dari Allah bahwa dia pergi meninggalkan kita. Dan sesuai hukum keadilan Allah, Dia menyiapkan ganti terbaik diujungnya.
Maka, fokus kita hanya pada sikap. Peristiwa mah biasa dan netral saja.
Yg peru kita lakukan adalah "shifting fokus" ganti fokus kita, dari sikap yg tdk positif menjadi sikap positif.
Kenyataannya ada hutang, ganti dengan amanah
Kenyataannya dikhianati, ganti dengan tanda2 akan disayang Allah
Kenyataannya hidup susah, ganti dengan hidup selalu menyenangkan.
Bahagia itu sederhana... Dengan memilih fokus pada hal yg positif....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar